Fraksi PAN Tebo Soroti Ketergantungan Sektor Primer & Serapan Anggaran

 





Penyampaian  pandangan umum  Fraksi PAN  DPRD Tebo  soroti Ketergantungan Sektor Primer  & Serapan Anggaran 



Jaberpost.com  - Tebo  -  Fraksi PAN DPRD Kabupaten Tebo menyampaikan sejumlah catatan strategis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tebo Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna, yang digelar pada 13 April 2026 di Aula Kantor DPRD Tebo.


Pandangan fraksi tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Fraksi PAN, Suryadi. Dalam penyampaiannya, Fraksi PAN menyoroti masih adanya sejumlah persoalan mendasar dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya terkait ketergantungan terhadap sektor primer.

Fraksi PAN menilai, kondisi tersebut menjadi salah satu hambatan dalam memenuhi kebutuhan belanja daerah.


Oleh karena itu, Bupati Tebo diminta untuk mencari solusi konkret guna meningkatkan pendapatan daerah secara berkelanjutan.


Selain itu, Fraksi PAN juga menyoroti serapan anggaran di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai belum maksimal. Mereka mendorong agar ke depan seluruh OPD dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran, terutama pada sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.


Dalam sektor infrastruktur, Fraksi PAN meminta pemerintah daerah untuk segera mengusulkan peningkatan kelas Jalan Padang Lamo dengan menyiapkan kajian teknis serta melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi. Langkah ini dinilai penting untuk membuka peluang investasi, khususnya di sektor industri kelapa sawit di wilayah VII Koto, VII Koto Ilir, Tebo Ulu, dan Serai Serumpun, yang diharapkan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan pendapatan daerah.


Fraksi PAN juga menegaskan agar pemerintah daerah tetap memprioritaskan program pembangunan fisik yang telah direncanakan untuk tahun 2026, termasuk pembangunan rabat beton di Kelurahan Sungai Bengkal.


Di sektor desa, Fraksi PAN menyoroti penggunaan 20 persen Dana Desa untuk program ketahanan pangan. Mereka meminta Bupati agar melakukan pengawasan secara optimal, sehingga program tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.


Tak hanya itu, dalam upaya penguatan UMKM, Fraksi PAN mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif menggelar kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat, seperti bazar murah, event olahraga, serta kegiatan seni budaya. Kegiatan tersebut diyakini dapat meningkatkan perputaran ekonomi pelaku UMKM di daerah.


Terakhir, Fraksi PAN juga meminta pemerintah daerah untuk mengalokasikan anggaran pemeliharaan terhadap sektor pariwisata, khususnya objek wisata Tanggo Rajo serta Stadion Srimaharaja Batu, sebagai bagian dari upaya menjaga aset daerah dan meningkatkan daya tarik publik.


Melalui berbagai catatan tersebut, Fraksi PAN berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti secara serius demi peningkatan kinerja pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tebo. (ARD)



Penulis ; Tim - red.