Nyalim kades Rantau Benar di pertanggungjawaban jawaban atas Dana Desa
Jaberpost .Com - Tebo - Warga Desa Rantau Benar Kecamatan Renah Mendaluh , Kabupaten Tanjung Jabung Barat , mempertanyakan transparansi pengelolaan dana desa dan dana plasma , Fie desa oleh Kepala Desa setempat. Salah satu tokoh masyarakat, ber anisial JN 56 , mengungkapkan kekecewaannya terhadap tidak terealisasinya pembangunan Dana desa semenjak Kades Nyalim menjabat dari tahun 2023 sampai tahun 2025 ,Desa yang sudah direncanakan sejak 2023.ungkap Beranisial JN epada sejumlah awak media , Selasa - 6 - 1 - 2026 .
Menurut JN , pembangunan jalan desa dan pembangunan lain nya t ersebut sudah dibahas dalam rapat bersama warga, bahkan telah disepakati akan menggunakan dana dari bagi hasil plasma yang diterima dari perusahaan. “Sudah disepakati akan dialokasikan dana sekitar Rp270 juta. Kurang lebih Namun hingga hari ini, bangunan jalan desa dan Masjid desa yang dijanjikan hanya berupa lubang seperti ternak sapi ,” katanya.
Lebih mencurigakan lagi, menurut informasi yang beredar di kalangan warga, dana yang telah diterima dari perusahaan disebut-sebut mencapai angka ratusan juta rupiah, namun tidak ada kejelasan penggunaannya. “Kalau saya dengar sih ada sekitar Rp 270 juta yang masuk dari perusahaan, tapi ke mana uang itu mengalir, tidak ada yang tahu,” lanjutnya.
Warga pun mempertanyakan sikap Kepala Desa dan perangkatnya yang dinilai tertutup terhadap pengelolaan dana, baik itu dana desa (DD), alokasi dana desa (ADD), maupun dana bagi hasil plasma. Selama bertahun-tahun, warga mengaku tidak pernah mendapat penjelasan transparan mengenai penggunaan anggaran tersebut.
“Kalau pembangunan yang terlihat di desa ini, ya cuma WC umum. Ternak sapi dan dll , Itupun bantuan dari anggota dewan. Selebihnya tidak ada. Apalagi kantor desa, sampai sekarang belum ada wujudnya. Padahal panitia sudah dibentuk, rapat sudah digelar, dan warga sudah menyetujui,” tegas Syarif.
Ia menambahkan, Kepala Desa semestinya menjalankan amanah dengan jujur dan terbuka kepada masyarakat. “Dana dari pemerintah itu seharusnya untuk kepentingan rakyat. Jangan diselewengkan. Kami minta ada keterbukaan, apa yang sudah diterima dan digunakan untuk apa,” pungkasnya.
Masyarakat berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mengaudit penggunaan dana di Desa Rantau Benar dan memberikan penjelasan yang transparan agar tidak ada kecurigaan dan keresahan berkepanjangan di kalangan warga.
Untuk memastikan keterangan warga awak media menghubungi kades Ranrau Benar unruk meminta tanggapan nya melalui WhatsApp hanya berdering aja tidak ada tanggapan sehingga berita ini di tayang kan.(Tim)
Penulis , Junaidi .
